Tampilkan postingan dengan label peluang usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peluang usaha. Tampilkan semua postingan
Kamis, 11 Maret 2010
Cara Memulai Usaha
Label:
berkarier dan berwirausaha,
bisnis,
bisnis karier,
cara berbisnis,
diskusi bisnis,
karier,
mental bisnis,
modal dengkul,
modal tipis,
modal usaha,
motivasi bisnis,
peluang usaha,
seminar bisnis
Bisnis Kepepet
Label:
berkarier dan berwirausaha,
bisnis,
bisnis karier,
cara berbisnis,
diskusi bisnis,
karier,
mental bisnis,
modal dengkul,
modal tipis,
modal usaha,
motivasi bisnis,
peluang usaha,
seminar bisnis
Modal yang di Cuekin
Dari banyak cerita yang didengar dari pengalaman orang yang telah menjalani membuka usaha, dimana endingnya pasti yang berbuah segar dan besar, namun yang berbuah tidak besar alias busuk bahkan pohonnyapun layu yang akhirnya tumbang alias mati tidak pernah ada khabar beritanya.
Dari semua pengalaman para pelaku tentunya dapat di urai dan didisimpulkan yang kemudian direncanakan untuk diri kita, jika kita ingin benar2 dan serius serta bertekad ingin punya usaha mandiri walaupun kita masih bekerja dengan istilah hidup di dua impian ( impian jadi direktur di tempat kerja dan impian jadi preskom di warung yang akan dijalankan).
Untuk menjadi preskom didunia usaha yangg akan dirintis, harus disadari dan di persiapakn mental yang lebih agar kita selalu optimis dalam menjalankannya. Ketika kita telah bersusah payah menjadi karyawan dan dengan penghematan yang dilakukan kita dengan tak sadar mempunyai aset yang mati, diam dan tidak bermanfaat seperti tabungan, rumah, mobil dan lainnya.
Jadi jika anda punya asset (jika dirupiahkan) 200 jt ( nilai rumah, mobil, tanah, tabungan) dari th 2005 .
apakah tahun 2009 ini udah menjadi 1.200jt?? atau minimal menjadi 600 jt???
Jika tidak ... !!! cechk..cehck... cehck... celaka...
Anda telah melakukan kesalahan besar....
Anda telah membiarkan 4 tahun berjalan tanpa karya dan kerja keras
Anda tidak pernah memanfaatkan dan mengoptimalkan 2 otak yang telah dikarunikan Tuhan di kepala anda.
Sadarkah..... bahwa anda telah salah dan ceroboh memanage asset anda...
Bukankah asset yang anda punyai sekarang ini adlah nikmat yang telah dikarunikan Tuhan?
Bukankah andah telah diberi nikmat sebelumnya sehingga bisa menjadi seorang supervisor, manager, insinyur, atau apalah namanya..? Sadarkah ....... anda adalah hasil produk pendidikan menenganh, perguruan tinggi atau sekolah keguruan yang cukup membuat anda masuk kalangan terbatas, komunitas terbatas dan anda adalah komunitas masyarakat berkarier, komonitas yg pantang menyerah, komunitas pekerja keras dan kreatif...bung!!!!!
Kita harusnya sadar, mobil, tabungan(dengan bunga bank yang minim), rumah atau tanah yang kita miliki, jika kita bisa mengatur dengan baik asset tersebut maka 5 tahun kedepan akan bisa menjadi minimal 5 kali.
apakah kita menyadari dan memikirkan hal ini???
Jika belum maka dapat disimpulkan: Anda tidak pernah mensyukuri nikmat yang telah diberikan Tuhan....?
Jika anda menganggap anda telah melakukan keteledoran, kebodohan dan ketidak berdayaan dan ingin memperbaiki masa lalu maka mulai sekarang langkah yang harus anda ambil adalah :
1. Data Asset barang yang anda miliki
2. Data asset potensi yang anda miliki ( Keterampilan (jika anda merasa terampil), kecerdasan ( jika anda merasa cerdas), skill, waktu, relasi dan keluarga )
3. Bicarakan dengan semua komponen yang anda miliki.
4. Buat rencana untuk meningkatkan asset anda dimulai dari bagaimana, kapan dan dimana?
5. Siapkan semua perangkat yg anda butuhkan
6. Jika anda kebingungan carilah referensi di toko buku, seminar, internet, dialog di radio, forum bisnis dan lainnya.
7. Anda juga belum mendapatkan kemantapan ?????
8. Mari kita bangun komonikasi dua arah , komunikasi dialogis dan komunikasi saling memberi dan menerima serta menebarkan empati ke sesama komunitas , untuk membantu agar semua persoalan untuk mencapai peningkatan kwalitas masyarakat komunitas guna menuju dan membangun kemajuan dan kemandirian daerah tercinta Bumi Nusantara dapat menemukan bentuknya dengan slogan " Tingkatkan dan pertajam jiwa enterpreneurship di masyarakat Nusantara ..."
Dari semua pengalaman para pelaku tentunya dapat di urai dan didisimpulkan yang kemudian direncanakan untuk diri kita, jika kita ingin benar2 dan serius serta bertekad ingin punya usaha mandiri walaupun kita masih bekerja dengan istilah hidup di dua impian ( impian jadi direktur di tempat kerja dan impian jadi preskom di warung yang akan dijalankan).
Untuk menjadi preskom didunia usaha yangg akan dirintis, harus disadari dan di persiapakn mental yang lebih agar kita selalu optimis dalam menjalankannya. Ketika kita telah bersusah payah menjadi karyawan dan dengan penghematan yang dilakukan kita dengan tak sadar mempunyai aset yang mati, diam dan tidak bermanfaat seperti tabungan, rumah, mobil dan lainnya.
Jadi jika anda punya asset (jika dirupiahkan) 200 jt ( nilai rumah, mobil, tanah, tabungan) dari th 2005 .
apakah tahun 2009 ini udah menjadi 1.200jt?? atau minimal menjadi 600 jt???
Jika tidak ... !!! cechk..cehck... cehck... celaka...
Anda telah melakukan kesalahan besar....
Anda telah membiarkan 4 tahun berjalan tanpa karya dan kerja keras
Anda tidak pernah memanfaatkan dan mengoptimalkan 2 otak yang telah dikarunikan Tuhan di kepala anda.
Sadarkah..... bahwa anda telah salah dan ceroboh memanage asset anda...
Bukankah asset yang anda punyai sekarang ini adlah nikmat yang telah dikarunikan Tuhan?
Bukankah andah telah diberi nikmat sebelumnya sehingga bisa menjadi seorang supervisor, manager, insinyur, atau apalah namanya..? Sadarkah ....... anda adalah hasil produk pendidikan menenganh, perguruan tinggi atau sekolah keguruan yang cukup membuat anda masuk kalangan terbatas, komunitas terbatas dan anda adalah komunitas masyarakat berkarier, komonitas yg pantang menyerah, komunitas pekerja keras dan kreatif...bung!!!!!
Kita harusnya sadar, mobil, tabungan(dengan bunga bank yang minim), rumah atau tanah yang kita miliki, jika kita bisa mengatur dengan baik asset tersebut maka 5 tahun kedepan akan bisa menjadi minimal 5 kali.
apakah kita menyadari dan memikirkan hal ini???
Jika belum maka dapat disimpulkan: Anda tidak pernah mensyukuri nikmat yang telah diberikan Tuhan....?
Jika anda menganggap anda telah melakukan keteledoran, kebodohan dan ketidak berdayaan dan ingin memperbaiki masa lalu maka mulai sekarang langkah yang harus anda ambil adalah :
1. Data Asset barang yang anda miliki
2. Data asset potensi yang anda miliki ( Keterampilan (jika anda merasa terampil), kecerdasan ( jika anda merasa cerdas), skill, waktu, relasi dan keluarga )
3. Bicarakan dengan semua komponen yang anda miliki.
4. Buat rencana untuk meningkatkan asset anda dimulai dari bagaimana, kapan dan dimana?
5. Siapkan semua perangkat yg anda butuhkan
6. Jika anda kebingungan carilah referensi di toko buku, seminar, internet, dialog di radio, forum bisnis dan lainnya.
7. Anda juga belum mendapatkan kemantapan ?????
8. Mari kita bangun komonikasi dua arah , komunikasi dialogis dan komunikasi saling memberi dan menerima serta menebarkan empati ke sesama komunitas , untuk membantu agar semua persoalan untuk mencapai peningkatan kwalitas masyarakat komunitas guna menuju dan membangun kemajuan dan kemandirian daerah tercinta Bumi Nusantara dapat menemukan bentuknya dengan slogan " Tingkatkan dan pertajam jiwa enterpreneurship di masyarakat Nusantara ..."
Label:
berkarier dan berwirausaha,
bisnis,
bisnis karier,
diskusi bisnis,
karier,
mengelola aset,
mental bisnis,
modal dengkul,
modal usaha,
motivasi bisnis,
peluang usaha,
seminar bisnis,
wirausaha
Berkarier dan Berwirausaha (2)
Janganlah pernah berpendapat pengalaman adlah guru yang berharga namun marilah beranalisa pengalaman sendiri adalah ajran yang paling mahal, Jika anda menginginkan ajran yg murah dan bernilai tinggi : buka mata , telinga dan hati anda belajarlah dari pengalaman org lain anda terbebas beaya apapun.....
Cobalah tanamkan keanak cucu kita, cita2 wirausaha seperti bukan menjadi dokter tapi menjadi pemilik kelinik, bukan menjadi pilot tapi menjadi pemilik perusahaan penerbangan, bukan menjadi insinyur migas tapi menjadi pemilik perusahaan pengelola minyak atau gas, bukan menjadi direktur perush automotive tapi menjadi pem...ilik perusahaan yg membuat komponennya dan seterusnya....
apa sih Kendala yang paling dasar dalam memulai usaha modal...? pemgalaman...? bakat...? atau keberanian..? :
1. Joko Sulistyo :keberuntungan
2. Retno Anggraeni : modal& bakat........
3. 'Firna Nina Setiyani : Keberanian.!! Ngga punya modal. Hrs BERANI ngutang.. BERANI Malu.. BERANI nanya.. BERANI mcoba.... Tul..ngga.
4. Andi Masniar : Kendala? hmm..Ketidakberanian untuk mengambil resiko kali?!
5. Berkarier Dan Berwirausaha
@retno : jika bakat di jadikan alasan enaknya jadi keturunan suku tiongwa karena sebua (90%) berbakat menjadi wirausaha
@andi : lebih tepatnya nggak mau capek, takut keluar dari kenyamanan alias takut rugi
@firna : ngutang adalah langkah lanjutan dan bukan langkah awal
@joko : jangan percaya pd keberuntungan karena Tuhan telah memberikan kebebasan untuk memilih
6. Tri Anggono
ngga punya modal..ngga punya pengalaman,,ngga punya relasi...ngga punya apa yang bisa dibanggain....punyane cuman rencana...tapi ngejalanine kayak mindah monas ke semarang...
7. Agung Budiono : kemuauan kurang kuat kali ya? dan juga gak punya cukup mimpi.....
8. Sundari Neneng : bisnis berawal dari hobby.... lalu mulai dari hal2 kecil maka akan berjalan baik..... seiring berlalunya waktu ...dan memang banyak jatuh bangunnya kita harus kuat mental untuk bisa keluar sebagai pemenang......lakukan apa yang bisa kita lakukan untuk membuat orang lain senang dengan apa yang kita lakukan.............
Berkarier Dan Berwirausaha saat kita bekerja dan berada pada puncak karier , perlukah kita nyambi berwirausaha....? bikin cape aja khan..? :
1. Wiratama Fnb : nah.... bingung khan.... padahal saat berada pada puncak karier duit , tabungan udah melimpah.... harusnya berani mencoba berwirausaha , karena bisa digunakan sebagai pembelajaran dg resiko keluarga yang minimum....( sok tahu...ah...)
2. Andhika Pratama :Perlu bgt . Cb bndingkan,berkarier: smakin qt sukses,smkin qt sibuk n g ad wktu. Brwirausaha: smkin qt sukses,smakin qt bnyk wktu . . Krna qt pmilik usahany dan orng lain yg bkerja utk qt . .
Cobalah tanamkan keanak cucu kita, cita2 wirausaha seperti bukan menjadi dokter tapi menjadi pemilik kelinik, bukan menjadi pilot tapi menjadi pemilik perusahaan penerbangan, bukan menjadi insinyur migas tapi menjadi pemilik perusahaan pengelola minyak atau gas, bukan menjadi direktur perush automotive tapi menjadi pem...ilik perusahaan yg membuat komponennya dan seterusnya....
apa sih Kendala yang paling dasar dalam memulai usaha modal...? pemgalaman...? bakat...? atau keberanian..? :
1. Joko Sulistyo :keberuntungan
2. Retno Anggraeni : modal& bakat........
3. 'Firna Nina Setiyani : Keberanian.!! Ngga punya modal. Hrs BERANI ngutang.. BERANI Malu.. BERANI nanya.. BERANI mcoba.... Tul..ngga.
4. Andi Masniar : Kendala? hmm..Ketidakberanian untuk mengambil resiko kali?!
5. Berkarier Dan Berwirausaha
@retno : jika bakat di jadikan alasan enaknya jadi keturunan suku tiongwa karena sebua (90%) berbakat menjadi wirausaha
@andi : lebih tepatnya nggak mau capek, takut keluar dari kenyamanan alias takut rugi
@firna : ngutang adalah langkah lanjutan dan bukan langkah awal
@joko : jangan percaya pd keberuntungan karena Tuhan telah memberikan kebebasan untuk memilih
6. Tri Anggono
ngga punya modal..ngga punya pengalaman,,ngga punya relasi...ngga punya apa yang bisa dibanggain....punyane cuman rencana...tapi ngejalanine kayak mindah monas ke semarang...
7. Agung Budiono : kemuauan kurang kuat kali ya? dan juga gak punya cukup mimpi.....
8. Sundari Neneng : bisnis berawal dari hobby.... lalu mulai dari hal2 kecil maka akan berjalan baik..... seiring berlalunya waktu ...dan memang banyak jatuh bangunnya kita harus kuat mental untuk bisa keluar sebagai pemenang......lakukan apa yang bisa kita lakukan untuk membuat orang lain senang dengan apa yang kita lakukan.............
Berkarier Dan Berwirausaha saat kita bekerja dan berada pada puncak karier , perlukah kita nyambi berwirausaha....? bikin cape aja khan..? :
1. Wiratama Fnb : nah.... bingung khan.... padahal saat berada pada puncak karier duit , tabungan udah melimpah.... harusnya berani mencoba berwirausaha , karena bisa digunakan sebagai pembelajaran dg resiko keluarga yang minimum....( sok tahu...ah...)
2. Andhika Pratama :Perlu bgt . Cb bndingkan,berkarier: smakin qt sukses,smkin qt sibuk n g ad wktu. Brwirausaha: smkin qt sukses,smakin qt bnyk wktu . . Krna qt pmilik usahany dan orng lain yg bkerja utk qt . .
Label:
berkarier dan berwirausaha,
bisnis,
bisnis karier,
diskusi bisnis,
karier,
mental bisnis,
modal dengkul,
modal usaha,
motivasi bisnis,
peluang usaha,
seminar bisnis,
wirausaha
Berkarier dan Berwirausaha (1)
Berkarier & Berwirausaha Dua kata yang selalu menjadi perdebatan yang tak pernah berakhir sepanjang manusia indonesia mayoritas masih bodoh dan melarat.
A. Ah... bukankah wiraswasta itu lebih enak karena bebas ngatur, bebas memerintah, bebas memilih waktu libur, bebas mengembangkan ide dan skill, pokoknya bebas segalanya....
B. Yeee.... Enakan kerja diperusahaan yg besar, dapat tunjangan rumah, tunjangan mobil, tunjangan kesehatan, tunjangan asuransi, jamsotek, tiap bulan gaji tidak berkurang dan akhir tahun akan dapat bonus berlipat2, lebaran dapat THR, setiap tahun ada kenikan gaji dan kenaikan2 yang lainya dan setersunya dan seterusnya.
Kira-kira 2 pendapat diatas merupakan pendapat, tuduhan, ocehan, dan kalimat syukur yang selalu diucapakan dan diyakini oleh 2 kubu yang pro maupun yang anti terhadap pekerja maupun pedagang ( wiraswasta.
Nah... pada kesempatan ini kira kira yang dapat dan cocok kita jalani yang mana...? apakah yang A atau mungkin kita udah manteb dan bahkan udah kita geluti selama 20 th lebih untuk yang B.
Apakah 2 bagian diatas harus dipertentangkan....? Adkah keinginan kita untuk memadukan alias memixing 2 bagian tersebuat agar benar2 bisa senyawa dan menjadi satau bagian yang dapat kita pelajari, rencanakan, jalani praktekan sehingga menjadi karakter kita sebagai manusia yang ingin punya kebebasan yang bertanggung jawab.
1. Bagaimana cara mecampur dan mengaduk agar benar2 senyawa dan bisa menjadi karakter hidup kita kedepan.....?
2. Apa saja kira2 kendala yg akan kita hadapi dalam mencampur...?
3. Persiapan apa aja yg harus kita sediakan agar kita dpat dg tanggunh dan bertenaga dalam mengaduk2 bagian tersebut...?
4. Silahkan dilanjutkan
5. monggo diisi bagi yang ingin iseng menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri
Mungkin disituasi krisis yang nggak tahu kapan akan berakhir sekarang ini, nggak ada slahnya kalo kita meluangkan waktu sedikit dan mengasah naluri kita untuk menjadi manusia yang lebaih berguna lagi.
Ayo.... kita teruskan diskusi Pekerja VS Wirausaha.
A. Ah... bukankah wiraswasta itu lebih enak karena bebas ngatur, bebas memerintah, bebas memilih waktu libur, bebas mengembangkan ide dan skill, pokoknya bebas segalanya....
B. Yeee.... Enakan kerja diperusahaan yg besar, dapat tunjangan rumah, tunjangan mobil, tunjangan kesehatan, tunjangan asuransi, jamsotek, tiap bulan gaji tidak berkurang dan akhir tahun akan dapat bonus berlipat2, lebaran dapat THR, setiap tahun ada kenikan gaji dan kenaikan2 yang lainya dan setersunya dan seterusnya.
Kira-kira 2 pendapat diatas merupakan pendapat, tuduhan, ocehan, dan kalimat syukur yang selalu diucapakan dan diyakini oleh 2 kubu yang pro maupun yang anti terhadap pekerja maupun pedagang ( wiraswasta.
Nah... pada kesempatan ini kira kira yang dapat dan cocok kita jalani yang mana...? apakah yang A atau mungkin kita udah manteb dan bahkan udah kita geluti selama 20 th lebih untuk yang B.
Apakah 2 bagian diatas harus dipertentangkan....? Adkah keinginan kita untuk memadukan alias memixing 2 bagian tersebuat agar benar2 bisa senyawa dan menjadi satau bagian yang dapat kita pelajari, rencanakan, jalani praktekan sehingga menjadi karakter kita sebagai manusia yang ingin punya kebebasan yang bertanggung jawab.
1. Bagaimana cara mecampur dan mengaduk agar benar2 senyawa dan bisa menjadi karakter hidup kita kedepan.....?
2. Apa saja kira2 kendala yg akan kita hadapi dalam mencampur...?
3. Persiapan apa aja yg harus kita sediakan agar kita dpat dg tanggunh dan bertenaga dalam mengaduk2 bagian tersebut...?
4. Silahkan dilanjutkan
5. monggo diisi bagi yang ingin iseng menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri
Mungkin disituasi krisis yang nggak tahu kapan akan berakhir sekarang ini, nggak ada slahnya kalo kita meluangkan waktu sedikit dan mengasah naluri kita untuk menjadi manusia yang lebaih berguna lagi.
Ayo.... kita teruskan diskusi Pekerja VS Wirausaha.
Label:
berkarier dan berwirausaha,
bisnis,
bisnis karier,
diskusi bisnis,
karier,
mental bisnis,
modal dengkul,
modal usaha,
motivasi bisnis,
peluang usaha,
seminar bisnis,
wirausaha
Langganan:
Postingan (Atom)





































